Unboxing Xiaomi Redmi Note 5A

Pada 27 Desember 2017 lalu pecinta smartphone dimanjakan dengan dilepasnya secara resmi ke pasaran Xiaomi Redmi 5A di salah satu toko online ternama lewat flash sale. Bahkan ludes hanya dalam waktu 3 menit saja, Woow!! Mengapa Xiaomi Redmi 5A ini begitu dinanti para pecinta smartphone?? Bagaimana tidak, dengan harga 900 ribuan kita bisa mendapat smartphone dengan spek yang mumpuni, dengan memori internal 16 GB, RAM 2 GB, kamera 13 MP dan 5 MP serta mendapatkan MIUI 9.0 dengan android versi Nougat terbaru. Bahkan smartphone yang tahun ini dirilis dengan rentang harga serupa tidak ada yang mendapatkan spek yang sedemikian rupa. Dan sebenarnya kali ini saya juga ingin membuat postingan mengenai Xiaomi Redmi 5A tersebut, namun gagal karena antusias yang besar dari masyarakat tersebut. Untuk mengobati kekecewaan, makanya kali ini saya akan posting mengenai "saudara tua" Xiaomi Redmi 5A yakni Xiaomi Redmi Note 5A. Mengapa saya bilang "saudara tua" nya?? Karena Smartphone ini sangat identik, dari spesifikasinya hingga tampilan luarnya, bisa dibilang 11:12 nya lah. Tanpa berlama-lama lagi, kita langsung saja unboxing Xiaomi Redmi Note 5A.

Tampak depan box Xiaomi Redmi Note 5A

Xiaomi Redmi Note 5A ini bergaransi distributor resmi yakni TAM


Penampakan bagian belakang kotak, terdapat informasi spesifikasi, perusahaan distributor dan tempat pembuatan. Sekedar informasi, Xiaomi Redmi Note 5A ini sudah made in Indonesia

Xiaomi Redmi Note 5A dan kelengkapan didalamnya

Terdapat adapter, kabel USB serta pin untuk membuka SIM Card/Micro SD tray

Di dalam box juga terdapat buku panduan, kartu garansi, serta detail garansi

Penampakan bagian depan Xiaomi Redmi Note 5A. Terdapat layar HD 5.5 Inch, kamera 5 MP, serta LED notifikasi.


Bagian belakang Xiaomi Redmi Note 5A. Bagian belakang berbahan plastik namun dengan finishing warna metal.
Terdapat juga Kamera 13 MP dan LED Flash

Demikian unboxing dari Xiaomi Redmi Note 5A. Tidak ada yang istimewa, sama seperti kebanyakan kemasan smartphone merek lain. Mungkin karena smartphone ini ditujukan untuk entry-level. Untuk Detail Spesifikasinya serta pengalaman menggunakan smartphone ini dapat dilihat pada postingan saya selanjutnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebutuhan Sekunder yang Menjadi Kebutuhan Primer

Masalah Utama dunia Pendidikan di Indonesia

Etika Dalam menggunakan Internet (Netiket)